Current Issue

Indonesian Journal of Geospatial Vol. 7 Issue 2 2018

Vol. 7 No. 2 (2018)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

Article

Ketelitian Posisi Pengamatan GNSS Metode Precise Point Positioning dan Metode Penentuan Posisi Relatif

Precise Point Positioning (PPP) adalah metode penentuan posisimenggunakan GNSS yang merupakan pengembangan dari metode penentuanposisi absolut. Penentuan posisi menggunakan GNSS yang sering digunakanuntuk memperoleh posisi teliti adalah metode penentuan posisi relatif. Metoderelatif sangat bergantung pada titik referensi. Hal tersebut menyebabkan metodePPP dapat menjadi alternatif karena hanya membutuhkan satu receiver tanpa adaketerkaitan dengan titik referensi. Maka dari itu, studi ini dimaksudkan untukmengetahui seberapa jauh ketelitian metode PPP terhadap metode relatif yangdianggap…

DOI
Keywords
Views Downloads Citations
Article

Pemanfaatan Citra Landsat 8 OLI untuk Identifikasi Lahan Pertanian Tercemar Limah B3 dengan Metode Analisis Spektral Campuran

Karawang merupakan kota dengan lahan pertanian mencapai 94.311Ha. Daerah pertanian pada kawasan Karawang ini terletak di sekitar wilayahindustri. Sehingga lahan pertanian di Karawang memiliki potensi untuk tercemarlimbah B3. Maka dari itu, perlu adanya penelitian tentang identifikasi lahanpertanian tercemar limbah B3 agar dapat dilakukan pencegahan lebih lanjut.Pada penelitian ini, diperlukan metode yang cepat dan efisien dalam identifikasilahan pertanian yang luas. Metode pengindraan jauh memiliki kemampuan untukmengidentifikasi lahan pertanian tercemar limbah B3 dengan cepat dan arealyang…

DOI
Keywords
Views Downloads Citations
Article

Kajian Standar Penilaian Kelayakan Pelabuhan Makassar Dalam Mendukung Konsep Tol Laut

Konsep Tol Laut merupakan langkah awal Pemerintah Indonesia saat inidalam upaya menjadikan Indonesia sebagai negara maritim. Salah satu yang menjadi bagian penting dalam terlaksananya Konsep Tol Laut ini adalah kelayakan pelabuhan dalam menunjang Konsep ini. Penelitian ini ditujukan untuk melihat kesiapan atau kelayakan pelabuhan dalam mendukung Konsep Tol Laut tersebut, dengan studi kasus Pelabuhan Makassar. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi literatur untuk menentukan parameter kelayakan, pengumpulan data yang dibutuhkan berupa: data induk pelabuhan, peta laut, data fisik…

DOI
Keywords
Views Downloads Citations
Article

Identifikasi Mekanisme Sesar di Bagian Timur Pulau Jawa dengan Menggunakan Data GNSS Kontinyu 2010-2016

Pulau Jawa terletak tepat di utara zona subduksi jawa yang merupakanzona pertemuan Lempeng Indo-Australia dengan Lempeng Sunda. BeberapaSesar terbentuk di Pulau Jawa mengakomodasi stress yang dihasilkan olehsubduksi jawa yang berada di selatan Pulau Jawa. Studi deformasi denganmenggunakan data GNSS telah dilakukan untuk mengestimasi laju geser darisesar-sesar utama di Pulau Jawa. Koulali dkk (2016) mengestimasi laju geseruntuk Sesar Baribis dan Sesar Kendeng sebesar 2.3 "“ 5.6 mm/tahun dandinyatakan sebagai sesar-sesar aktif. Pada studi ini, 15 data GNSS kontinyu daritahun 2010 hingga 2016 di…

DOI
Keywords
Views Downloads Citations
Article

Penyediaan Peta Daerah Konflik untuk Manajemen Konflik Pertanahan dengan UAV

Tingkat penyelesaian kasus sengketa konflik masalah pertanahan diIndonesia masih kurang dari 50%. Kendala terbesar adalah gesekan denganmasyarakat yang menguasai tanah yang menjadi objek sengketa dan konflik.Dengan perkembangan teknologi pemetaan yang ada, pemetaan daerah konflikdapat dilakukan tanpa secara langsung datang ke lokasi dan tanpa secaralangsung berhadapan dengan masyarakat. Salah satu teknologi pemetaan yangmampu memiliki akses untuk dapat memetakan daerah konflik tanpa secaralangsung datang ke lokasi dan tanpa secara langsung berhadapan denganmasyarakat adalah Teknologi Unmanned…

DOI
Keywords
Views Downloads Citations
Article

Analisis Pengaruh Jumlah dan Sebaran Ground Control Point (GCP) dalam Proses Ortorektifikasi Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT)

Penggunaan citra satelit resolusi tinggi (CSRT), tidak terlepas dariproses ortorektifikasi. Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai instansi yangditunjuk oleh pemerintah sebagai penanggung jawab penyediaan informasigeospasial dasar sesuai dengan UU Informasi Geospasial nomor 4 Tahun 2011memanfaatkan Citra Setelit Resolusi Tinggi (CSRT) untuk keperluan pembuatanpeta skala 1:5.000. Proses ortorektifikasi melibatkan CSRT, ground control point(GCP) dan model elevasi digital (MED). Banyaknya proses ortorektifikasi yangtelah dilakukan dengan simulasi jumlah dan sebaran GCP namun tidakmemberikan…

DOI
Keywords
Views Downloads Citations

No articles match the selected filter or search query.